Bila kita amati, semakin kesini musik di tanah air ini semakin seragam. Hal ini tidak baik buat perkembangan musik Indonesia. Sebab keseragaman hanya akan mematikan kreativitas musik itu sendiri. Tidaklah mengherankan jika beberapa waktu yang lalu (alm) Mbah Surip dengan lagu dan liriknya yang terbilang sangat sederhana "Tak gendong ke mana-mana" bisa meledak bahkan mampu mengalahkan hits single band-band papan atas.
Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa sukses (alm) Mbah Surip karena kejelian manajer dan label-nya dalam membaca pasar. Ada juga yang bilang penampilan (alm) Mbah Surip yang unik adalah faktor utamanya. Rambut gimbal, topi rastafara, kaus belel lengkap dengan syal dan rompi serta pernak-pernik aksesorisnya terbukti berhasil mencuri perhatian pasar.
Kisah sukses (alm) Mbah Surip di penghujung hidupnya hanyalah sepenggal perjalanan panjang karirnya. Meski cuma sekilas mengenalnya, kita bisa menarik banyak pelajaran dari kisah hidup (alm) Mbah Surip, khususnya tentang kesederhanaannya.
(Alm) Mbah Surip tidak mengalami culture shock. Kepopuleran tidak berhasil menaklukkan (alm) Mbah Surip, bahkan sebaliknya, (alm) Mbah Surip berhasil menaklukkan semua godaan yang muncul dari kepopulerannya.
Kisah sukses (alm) Mbah Surip di penghujung hidupnya hanyalah sepenggal perjalanan panjang karirnya. Meski cuma sekilas mengenalnya, kita bisa menarik banyak pelajaran dari kisah hidup (alm) Mbah Surip, khususnya tentang kesederhanaannya.
(Alm) Mbah Surip tidak mengalami culture shock. Kepopuleran tidak berhasil menaklukkan (alm) Mbah Surip, bahkan sebaliknya, (alm) Mbah Surip berhasil menaklukkan semua godaan yang muncul dari kepopulerannya.





0 komentar:
Posting Komentar